Selasa, 05 Oktober 2010

Harga BBM Naik Tahun Depan?

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah menyiapkan tujuh opsi untuk menghemat subsidi BBM 2010. Pemerintah tak ingin menanggung beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) terlalu berat. Saat ini, pemerintah telah menyiapkan tujuh opsi untuk menghemat subsidi BBM 2010. Salah satunya, mengerek harga premium dan solar semakin mendekati harga keekonomian.
Ketujuh opsi itu merupakan kesepakatan pemerintah dan DPR yang termaktub dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2010. Namun, rencana kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut masih perlu mempertimbangkan dampaknya pada daya beli masyarakat.
Sejatinya, opsi ini agak aneh. Sebab, tahun depan pemerintah telah menganggarkan subsidi BBM sebesar Rp 58,97 triliun, jauh lebih gede ketimbang tahun ini sebesar Rp 52,59 triliun. Selain itu, pemerintah mematok volume konsumsi BBM di 2010 sebanyak 36,5 juta kiloliter, lebih rendah dari 2009 yang mencapai 36,8 juta kiloliter.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu mengingatkan, opsi kenaikan-harga BBM bersubsidi belum final. "Kalau yang begitu-begitu akan dibahas lebih lanjut dengan DPR," katanya, Selasa (4/8).
Yang pasti, Anggito bilang, pemerintah ingin subsidi BBM tepat sasaran. Salah satunya lewat opsi pendistribusian BBM bersubsidi dengan sistem tertutup. Pelaksanaannya seperti apa, saat ini masih dalam tahap penggodokan.
Saat ini, kata Anggito, pemerintah baru melakukan pendataan untuk menyiapkan sistem distribusi tertutup BBM bersubsidi. "Kami akan melakukan sistem distribusi yang lebih baik," ujar dia.
Opsi lain, pemerintah menghemat subsidi BBM adalah membatasi pengguna BBM bersubsidi hanya pada sektor rumah tangga, usaha kecil, perikanan, nelayan, transportasi, dan pelayanan umum, serta membatasi dispenser BBM di pompa bensin.
Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Suharso Monoarfa menggambarkan, sistem distribusi tertutup BBM bisa dengan menggunakan smart card atau kartu pintar. Yang menerima misalnya sopir angkutan umum. Namun, "Kami menunggu penjelasan pemerintah dulu," katanya. (Martina Prianti, SS Kurniawan/Kontan)

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2009/08/05/11241929/harga.bbm.naik.tahun.depan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar