Residu dibuat dari fraksi residu yang berasal dari distilasi atmosferik.
Kualitas residu harus diperhatikan agar dalam pemakaiannya aman dan tidak menyebabkan kerusakan/buntu pada nozzle burner atau combustion chamber.
Digunakannya residu (Bottom Oil) sebagai bahan bakar daripada batubara karena mempunyai keuntungan sebagai berikut:
- Nilai kalori yang cukup tinggi
- Harga per kalori lebih murah
- Biaya operasi dan penanganannya lebih murah
- Tidak mengandung logam berat
- Kadar abu lebih rendah
- Tidak rusak pada penyimpanan dalam waktu yang lama
- Memiliki efisiensi yang tinggi pada sistem pembakaran
Yang paling sederhana:
1. Bobot Jenis / Densitas
Diukur menggunakan araometer / densimeter, hasil bisa langsung dilihat di alat. (Standar 0.93 – 0.94)
2. Visual
Warna : hitam pekat (agak cemerlang, tidak kusam/keruh)
Aroma : normal bahan bakar (tidak ada aroma asing)
Kekentalan : tidak terlalu encer
3. Test Nyala
Basahi kertas kering dengan MFO tersebut, lalu bakar. Nyala api merata dan tidak `bergemericik.
Kalau yang bukan murni ada bahan-bahan lain yang sengaja ditambahkan:
- air sungai
- oli bekas
Kalau asli bagus dan tanpa campuran.
Daftar pabrik/industri yang menggunakan MBF:
- Pabrik pengalengan ikan
- Pabrik besi
- Pabrik baja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar